pertama Silaturahim dan mengunjunginya

Rasulullah shallallahu’alaihi wasalam bersabda :

تَعَلَّمُوا مِنْ أَنْسَابِكُمْ مَا تَصِلُونَ بِهِ أَرْحَامَكُمْ فَإِنَّ صِلَةَ الرَّحِمِ مَحَبَّةٌ فِي الْأَهْلِ مَثْرَاةٌ فِي الْمَالِ مَنْسَأَةٌ فِي الْأَثَرِ

Artinya : “Pelajarilah nasab kalian agar dapat menyambung saudara-saudara kalian. Sebab silaturahim adalah sarana mengikat cinta dalam keluarga, melancarkan harta dan memanjangkan umur”.

Dan diantara cara silaturahim adalah dengan berkunjung kepadanya.

Demikianlah yang aku sebutkan ini bukan batasan, mungkin ada banyak cara untuk mendapatkan cinta selain cara-cara yang menyelisihi kebenaran dan kemaslahatan. Diantara contoh cara-cara yang buruk akan diterangkan pada bagian yang lain, insya Allah. Adapun yang diatas adalah usaha, Allah lah yang memberinya.

لَوْ أَنْفَقْتَ مَا فِي الأرْضِ جَمِيعًا مَا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ

Artinya : “Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka”.