Tanggal 21 Juni kemarin, organisasi pecinta lingkungan Greenpeace meluncurkan komik Nuclear Meltdown: Pesan dari Kegelapan di komunitas Salihara, Jakarta Selatan. Komik ini ceritanya tentang dua anak dari masa depan bernama Hidam dan Jaumai yang ingin kembali ke masa lalu untuk menghentikan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang ada di Indonesia. Ini mereka lakukan karena nuklir itu sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Greenpeace sengaja menerbitkannya dalam bentuk komik karena yang disasar itu anak muda. Dengan menggunakan gambar bercerita seperti ini, diharapkan, kalian, kita semua jadi tahu kalo penggunaan nuklir dalam kehidupan sehari-hari itu harus dihindari.

Emangnya kenapa sih nuklir itu berbahaya? Sumber energi ini bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti kanker kelenjar, kemandulan, leukimia, mutasi gen dan kelainan jantung ataupun pembuluh darah. Bahkan, kalo ada ibu hamil yang terkena radiasi nuklir, bayi yang dilahirkan bisa mengalami kelainan. Kasian kan?!?!

Itulah makanya, sejak dini, anak-anak perlu dikasih tau kalo penggunaan nuklir itu berbahaya. Tapi selama ini banyak yang bilang nuklir itu bisa dijadiin energi alternatif buat masa depan. Untunglah, “Anak-anak udah paham kalo tenaga nuklir itu bahaya, mahal dan tekhnologi terbelakang yang nggak nawarin apapun sebagai solusi buat ngatasi perubahan iklim,” kata Tessa de Ryck, juru kampanye nuklir Greenpeace Regional Asia Tenggara.

Peluncuran komik ini dihadiri 60-an temen SMA dari solar Generation. Mereka adalah kelompok anak muda Greenpeace yang aktif membantu memerangi perubahan iklim dengan cara mempromosikan penggunaan energi lain yang lebih aman seperti energi terbarukan. Salah satunya geothermal. Dan Indonesia punya banyak cadangan energi ini. Selain itu, ada energi angin dan matahari yang juga aman dan melimpah di negeri kita tercinta ini.

Untuk mendorong pemakaian energi terbarukan, Greenpeace mendesak pemerintah agar segera membuat undang-undang mengenai masalah ini. Mari kita bantu dengan doa supaya bapak-bapak dan ibu-ibu yang baru duduk di Dewan Perwakilan Rakyat mau menangani masalah ini dengan serius. Ini supaya lingkungan kita tetap bersih. Amin.