Ada satu jenis penganan yang menjadi ciri khas perayaan Imlek, yaitu kue keranjang. Kue yang hanya diproduksi setahun sekali itu merupakan kue berkah atau kue keberuntungan yang melambangkan kemakmuran. Di tempat penjualan, kue keranjang biasanya dipajang dengan cara disusun bertumpuk. Makin ke atas, makin mengerucut, lambang rezeki yang menjulang tinggi.

Kue keranjang yang legit dan manis umumnya tidak dimakan pas hari raya Imlek. Secara tradisi, kue itu adalah kue persembahan sehingga minimal baru dimakan satu minggu setelah perayaan Imlek. Kue keranjang sendiri bisa bertahan hingga 5-6 bulan jika disimpan dengan baik.

Meskipun begitu, mungkin ada beberapa dari kita yang malah bingung jika menerima hantaran kue keranjang. Bagaimana sih cara mengolah kue yang umumnya dibungkus daun pisang atau plastik itu? Sebab, setelah disimpan lama, kue yang berbahan dasar gula merah dan tepung ketan itu sulit dimakan karena keras.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengolah kue keranjang. Aneka Citra Snack, yang memamerkan kue keranjang di Festival Imlek di Mal Ciputra, berbagi pada Kompas Female:

1. Jika kue keranjang dibungkus dengan daun pisang, lepaskan daun pisang dari kue, kemudian kukus di dandang selama 10-15 menit. Setelah itu sajikan. Kalau Anda suka, bisa disajikan dengan kelapa muda parut.

2. Siapkan telur, garam, dan tepung terigu, kemudian campur dengan air secukupnya. Siapkan wajan panas, isi dengan minyak secukupnya. Potong-potong kue keranjang sesuai selera, kemudian celupkan dalam adonan tepung dan telur, selanjutnya goreng. Jika Anda lebih suka rasa yang gurih, tidak perlu menggunakan tepung terigu, cukup kocokan telur dan garam saja.

3. Cara lain, kukus kue keranjang, kemudian potong-potong, tambahkan santan. Masukkan dalam daun pisang yang telah dijemur (agar lemas) kemudian kukus sebentar. Sajikan.

Kue pelancar rezeki itu dijual menjelang Imlek. Beberapa pengrajin kue itu terdapat di Tangerang atau di daerah Kota Tua, Mangga Dua. Harganya tergantung dari berat dan pelapis kue. Harga per kilogramnya bisa mencapai Rp 30.000. Beberapa mal yang juga menyediakan kue keranjang adalah Mal Ciputra, Mal Kelapa Gading, dan Mal Puri Indah. Namun, umumnya kue keranjang yang dijual di mal dilapisi plastik, bukan daun pisang layaknya kalau kita membeli di pasar tradisional.

sumber : http://female.kompas.com/read/xml/2010/02/10/10131575/Bagaimana.Cara.Menikmati.Kue.Keranjang